2372 items (2372 unread) in 26 feeds
sangat sulit untuk menerima perbedaan yang ada, terutama perubahan yang mengharuskan diri kita berubah.
itu sudah pernah saya alami, dan saya bisa enjoy sekarang.
terima saja apa yang ada, apa yang terjadi.
telusuri lebih dalam, karena mungkin kita bisa menemukan sisi baik dari semua yang buruk yang ada pada orang lain.
sulit memang
susah memang
*
hari ini, bangsa ini (khususnya saya pribadi) belajar, bahwa orang pintar pun kerapkali tidak cerdas dalam mengutarakan pendapatnya.
*
kemarin saya belajar, bahwa dalam sebuah team, posisi seseorang adalah seimbang. tidak perduli siapa yang berbicara, siapa yang dibicarakan, selama proporsional, maka kita tidak perlu melakukan defensif yang berlebihan. mencari benang merah diantara kusutan benang, siapa tahu, kusutan benang itu munculnya dari kita sendiri.
*
kemarin lusa, saya belajar, bahwa dalam sebuah hubungan ada asas kepercayaan dan saling mempercayakan. ada kondisi saling mengandalkan, namun demikian ketika kita tidak bisa mengandalkan orang lain, entah apapun, entah siapapun, maka kita tidak akan pernah bisa mencapai apa yang kita inginkan. ada dua orang, ada yang saling mengandalkan, ada yang saling mempercayakan. namun demikian bukan berarti mengandalkan adalah melepaskan seseorang untuk melakukan sesuatu yang out of his jobs.
*
forbidden area into my life
*
***
jalan rezeki setiap manusia itu berbeda, dan sudah dicantumkan jauh-jauh hari sejak berada di lauhul mahfudz
***
ada jalan yang mudah, ada yang sukar
ada yang datangnya dari atas, ada juga yang datangnya dari bawah
ada yang munculnya dari kiri, tidak sedikit yang dari kanan
ada yang menohok dari depan, tapi tidak jarang yang mencolek dari belakang
***
4JJI menurunkan rezeki bersama turunnya hujan, kemudian ia mengendap di dalam tanah, dan baru terangkat ketika petani mencangkul tanahnya. hanya sebuah kiasan saja. bahwa rezeki bisa datang dari mana-mana, selama kita ikhtiar mencarinya
***
selamat berikhtiar.
sebuah kesia-siaan tulisan ini. tapi tak apalah, sekedar melepas rinduku padanya.
***
lagu ku takkan bisa dari nidji, mendayu seru di kedua telingaku melalui earphone, yang sengaja ku set kecil saja volumenya. biarlah dia mengalun merdu agar kedua tanganku bisa lancar menterjemahkan apa yang ada di kepalaku. sementara jam di sudut kanan notebook ku memperlihatkan taringnya dalam seringai senyum maut, yang artinya kurang lebih waktuku sebentar lagi untuk menyelesaikan dateline ini.
***
tiba-tiba saja teringat padanya, sedang apakah dia, bagaimana keadaannya, bagaimana kondisinya. apa dia teringat padaku juga, sehingga dalam hitungan detik aku teringat tanpa aba-aba. aku rindu padanya, rindu sangat. tapi terasa kedua tanganku tak dapat menjangkaunya. tak dapat memeluknya erat. tak dapat merasakan tendangan halusnya, degup kencang jantungnya. dan kecemasan ibunya akan aktivitasnya yang selalu muncul tiba-tiba.
***
malam ini udara cukup cerah. biasanya rintik hujan menemani, walau sedikit malu-malu. namun bintang tak nampak. katanya sih kalau ada bintang di langit, maka tidak akan hujan. tapi malam ini tidak ada bintang yang nampak, pun hujan.
***
dalam lirih hatiku, hanya berharap kau akan menjadi seseorang yang berguna. seseorang yang mengetahui dan mengerti untuk apa kau dilahirkan dan menjalani hidup. seseorang yang dapat menentukan pilihan, bahkan ketika bimbang dan dilemma. bisa menjadi lebih baik dariku, dari ibumu, dan dari semua orang yang setingkat dengamu. tidak harus selalu menjadi yang terbaik, tapi harus tidak jauh lebih baik dari yang terbaik. tidak harus selalu menjadi yang pertama, tapi selalu menjadi utama. jujur, menjunjung tinggi hati nurani, dan bukan hanya seseorang yang sekadar mengedepankan logika. ingat, bahwa logika tidak bisa menentukan kedalaman berfikir seseorang. rasa. ya, rasa. itu jauh lebih penting. bahkan ada pepatah, baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik. bahkan sebuah spanduk di sekolah ternama di kotamu membentang dan berujar “knowledge is power, but character is more”.
***
sleep well my son/my daughter, even i have known yet what is your sex, you always hidden from the camera. mmmuach.
***
saya akan menjadi seorang abah dalam waktu dekat. hanya berharap bahwa saya selalu diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menjadi seorang imam bagi keluarga. i still cant believe it, i will be ![]()
***
rest of the post, bismillah. gud nite everybody. hopes your nite, is your most beautiful nite. assalam.
Entah dengan tangis ataukah tawa ketika aku melapalkan kalimah “aku bahagia”
Rasa yang menggeliat ketika aku tak mampu berdiri atas keputusanku sendiri
Angan yang terhempas ketika jiwaku menolak semua akan alunan hidupku.
Merasakan kesepian yang terdalam akan kehadiran ketujuh jiwa-jiwa kecilku.
Jiwa Islami, jiwa penyayang, jiwa perasa, jiwa penyabar, jiwa penggembira, jiwa romantis, dan jiwa bersyukur.
Mereka hilang satu demi satu bersama hentakkan waktu yang tak terasa semakin larut.
Mungkin bisa, kala aku berteriak memanggil mereka berkumpul.
Tapi mereka enggan mendekatiku lagi.
Aku rindu, ketika mereka membangunkanku untuk sejenak bercengkerama di sepertiga akhir malamku.
Aku rindu, ketika tawa renyahnya mengajakku bersahur bersama walau hanya dengan segelas niat dan semangkuk ikhlas.
Aku rindu, akan suara jelekku kala dengan lancangnya kulantunkan kalimat Tuhan.
Aku rindu akan mentari pagi dan sepoian angin pagi di tengah padang cumbuanku akan waktu dluha.
Aku rindu segalanya
Sebuah hal yang menyebalkan jika kita lupa akan benda yang satu ini. hal ini karena hampir di semua hal yang membutuhkan autentikasi, password adalah salah satu dari sekian banyak jawabannya.
atm, email, bahkan ponsel pun ada yang menggunakan password sebagai pengamannya. selain murah, password adalah cara pengamanan yang sederhana dan mudah. biasanya password dikombinasikan dengan sesuatu lainnya, seperti username, nomor akun, dan lain sebagainya.
Lalu bagaimana dengan pengamanan password tersebut. ada beberapa tahapan sederhana yang bisa dicoba.
a. gunakan password yang terdiri dari minimal 6 huruf yang terdiri atas kombinasi huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter khusus
b. jangan menggunakan kata yang ada di dalam kamus, dan kata-kata yang berlaku umum
c. jangan menggunakan informasi pribadi seperti nama panggilan, tanggal lahir, nomor hp, nomor rekening, dan lain sebagainya
d. lakukan penggantian (peremajaan password) secara berkala untuk menghindari lupa
e. memberikan ekstra proteksi.
ekstra proteksi yang dimaksud adalah memberikan perlindungan lain atas password yang kita miliki. cara termudah untuk mengetahui password orang lain bukan dengan melakukan cracking, menebak, dan mencoba-coba. cukup tanyakan saja, karena banyak orang yang tidak sadar bahwa password mereka adalah sebuah hal yang harus dijaga kerahasiaannya. oleh karena itu, jangan pernah memberitahu siapa-siapa atas password yang kita miliki pada orang lain termasuk meletakkan password kita disembaran lokasi (post notes di monitor, meja kerja, dll).
jadi, apa passwod anda?
Kau tak tahu betapa rapuhnya aku
Pakai lapisan tipis air yang beku
Sentuhan lembut kan hancurkan aku
Walaupun cinta tak sempurna
Menghampiriku seketika
Ku ingin kau tahu betapa rampuhnya aku
Kau tak tahu betapa rapuhnya aku
Masih terasa luka dimasa lalu
Ku pernah mencintai sepenuh hati
Namun cinta itu pergi lagi
Dan ku terluka luka membekas
Bekas membuat buat selamanya
Selamanya ku
Ku ‘kan selalu
Ku ‘kan selalu rapuh
Kau ingin tunjukan kepada dunia
Tak hanya ada karena masa lalu
Tapi masih ada harapan bagi yang baru
Kau tawarkanku sejuta harapan
Namun kenangan itu tak pernah hilang
Ku ingin kau tahu betapa rapuhnya aku
Kau datang bagai hujan
Basahi tanah hati
Tapi kau lihat sediri luka ini
dipopulerkan oleh : Juniar Arif
jengah meradang
merenggas melucuti setiap sendi
lelah, letih, walau harus tetap berdiri
tertatih, terseok, tinggal menanti mengubur diri
tak sabar seperti dahulu
menghadapi putaran siklus tiada henti
berulang, berulang, dan terus berulang
tak ada daya, tak ada upaya
membiarkannya begitu adanya mungkin itu lebih baik
dalam duka yang tak pernah terkata
merintih sunyi
senyap dalam bisu
pecahan mortir dan molotov hanya memperkeruh suasana
tenang dan damai laksana bayangan
mencari jarum dalam tumpukan jerami
atau mutiara di dalam lumpur
sama sulitnya
cinta, serumit itukah
cinta, sesulit itukah
hanya ketika aku tersadar bahwa aku hanyalah seorang pemimpi
yang hidup dalam dunia khayal
yang sempat aku impikan dulu
yakin terwujud, sayang
keyakinan itu pudar sirna tiada makna
hanya menyisakan sakit di perut saja
… hanya saja ia terkubur emosi
entahlah, banyak orang bermasalah dengan satu hal ini, termasuk aku di dalamnya
pantas saja sikap ini (sabar, red) masuk dalam kitab suci yang kuyakini, Al Quran
terdapat banyak petikan yang kudapat, hanya dengan menjentikkan jari pada tuts keyboard, melalui bantuan mbah google
Al Baqarah
2:45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,
2:153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
2:155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
Al Anfaal
8:66. Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.
As Sajdah
32:24. Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.
Al Ahzab
33:35. Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.
Luqman
31:31. Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.
Ar Ra’d
13:22. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),
Al Ma´aarij
70:5. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.
Ali ‘Imran
3:17. (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.
Fushshilat
41:35. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.
ya Allah, banyak sekali kata sabar dalam kitabmu,…
harus kutafakuri satu demi satu ayatmu, setidaknya agar aku tahu, bahwa ada kata sabar di dunia ini
bagi saya, memahami orang lain adalah bukan hal yang gampang
sejauh kita ingin memahami, maka kitapun ingin dipahami
terinspirasi oleh sebuah obrolan menjelang dini hari bersama sang kakak
terkadang, kita mencoba untuk mengerti orang lain, tapi mengapa orang lain tidak mau mengerti kita? itu pertanyaan awal yang muncul
kemudian, pada tataran praktisnya
seharusnya ada sebuah kerjasama diantara mereka yang memutuskan untuk menjadi pasangan
sebuah kerjasama untuk saling melengkapi, bukan untuk saling mengasingkan
bentuk perhatian yang terkadang ditunjukkan dengan cara berbeda, harus bisa menjadi sebuah pemecahan bukan menjadi permasalahan yang baru
kebesaran jiwa, kedewasaan sikap, dan kematangan cara berpikir akan menjadi bagian dari pencarian solusi itu
lalu, bagaimana dengan memahami orang lain?
setidaknya hanya mencoba untuk bisa mengerti dan mengenali diri
aku diri, aku sebagai aku yang aku kenali
aku sosial, aku sebagai aku yang orang lain kenali, dan
aku ideal, aku sebagai aku yang aku inginkan
setidaknya aku masih berada di tingkat pertama, mengenali diri saja masih sulit ![]()
tak pantas kurasa untuk mengeluh
karena tak ada sesuatu untuk kukeluhkan
tak pantas kurasa untuk marah
karena tak ada sesuatu yang membuatku marah
hatiku galau, segalau-galaunya hati
hatiku resah, terombang-ambing ayunan sulbi
otakku panas, serasa tak ada aliran darahnya
otakku remas, serasa sakit tiada gantinya
aku ingin menangis bunda, tapi aku tak bisa
aku ingin meraung bunda, tapi aku tak mampu
aku ingin bersujud bunda, tapi aku malu
aku ingin berlari bunda, tapi kakikku pincang
aku ingin bunda, aku ingin segalanya
sengau terdengar bisikan gaib,
takut mati jangan hidup
takut hidup mati sekalian
seberapa menakutkankah makhluk yang namanya kematian?
seberapa menakutkankah makhluk yang bernama kehidupan?
kadang hati kerap kali berpikir, bahkan berusaha untuk mengusir pikiran itu, apa salah dan dosaku, hingga bumi terasa berat untuk aku tanggung, hingga langit tak sanggup aku gapai
bumi dan langit adalah rahasia kehidupan, rahasia yang berada di dalam segala rahasia,… rahasia yang memang tersembunyi dan ada dibalik tembok persembunyiannya yang kuat dan kokoh
pada akhirnya segala sesuatu akan pergi dan berlalu meninggalkan kita
seberat apapun kita melepasnya,
harus bisa melepasnya
harus bisa
ya, saya bisa. kamu saksinya
tempat itu kusebut rumah,
dimana aku bisa sandarkan punggungku, menghela nafas dan melepas sejenak beban yang menempel di pundak kecilku
tempat itu kusebut rumah,
dimana aku bisa berkeluh kesah, menangis hingga sesenggukan, melepas semua beban yang tertumpah ruah di dalam hatiku
tempat itu kusebut rumah,
dimana aku bisa berbahagia, mengukir senyum tertawa renyah, berbagi bersama air, bunga, dan angin
tempat itu kusebut rumah,
ketika aku bisa melukis isi hatiku, mewarnainya dengan warna kesukaanku, hitam, kuning, hijau, maroon, biru, putih, dan sedikit abu-abu
tempat itu kusebut rumah,
ketika dia mengharapkan aku pulang untuk mengisinya, membiarkanku beristirahat panjang, hingga aku menutup mataku dengan tenang
tempat itu kusebut rumah,
ketika senyum tawa mengiringi kedatanganku, ketika isak tangis melepas kepergianku
… aku ingin pulang, bunda …